Penghu, Taiwan – Arak-arakan berbentuk binatang mitologis yang dibuat oleh para pekerja migran menjadi salah satu daya tarik utama dalam pawai Festival Lentera di Kabupaten Penghu pada Jumat (14/2). Acara tahunan ini berhasil memukau ribuan pengunjung dengan berbagai pertunjukan menarik dan tradisi unik.
Festival yang berpusat di Kuil Wai'an Wenwang ini diawali dengan upacara penyalaan lampu dan doa bersama yang dipimpin oleh Bupati Penghu, Chen Kuang-fu; Ketua Dewan Kabupaten, Chen Yu-jen; serta Kepala Desa Xiyu, Lee Tien-chin. Setelah itu, mereka berjalan melewati Jembatan Ping An dan melakukan ritual melempar ramalan keberuntungan.
$ads={1}
Beragam pertunjukan memeriahkan suasana, termasuk arak-arakan, barongsai, tarian naga, orkestra tradisional, tarian, dan atraksi sepatu roda. Namun, yang paling mencuri perhatian adalah arak-arakan binatang mitologis yang dibuat oleh para pekerja migran. Kreasi mereka yang unik dan kreatif menambah warna tersendiri pada festival ini.
Tidak hanya itu, lebih dari 200 kapal perikanan di Pelabuhan Wai'an turut berpartisipasi dengan menyalakan lampu kapal mereka. Pemandangan ini mengubah pelabuhan menjadi kota yang tidak pernah tidur, menciptakan suasana yang meriah dan penuh warna.
Bupati Chen Kuang-fu menyatakan bahwa Festival Lentera adalah hari raya tradisional yang sangat penting bagi masyarakat Penghu. Ia juga menyoroti tradisi "Ciguei" (乞龜) -- berdoa untuk kura-kura -- yang telah menjadi tradisi khas daerah ini selama lebih dari seratus tahun.
$ads={2}
"Tradisi 'Ciguei barat' di Penghu sangat terkenal, sejajar dengan 'Lentera utara, kembang api lebah selatan, dan Handan timur'," ujar Bupati Chen. Hal ini menjadikannya salah satu dari empat perayaan Festival Lentera terbesar di Taiwan, menunjukkan kekayaan budaya dan semangat warisan Penghu.
Festival Lentera di Penghu tidak hanya menjadi perayaan yang meriah, tetapi juga menjadi ajang untuk melestarikan tradisi dan budaya lokal. Kehadiran para pekerja migran dengan kreasi mereka juga menunjukkan bahwa festival ini terbuka untuk semua kalangan, mempererat tali persaudaraan antar masyarakat.
Dengan berbagai atraksi menarik dan tradisi yang unik, Festival Lentera di Penghu berhasil memikat hati para pengunjung. Acara ini menjadi bukti bahwa warisan budaya dapat terus hidup dan berkembang, bahkan di tengah современным perkembangan zaman.